"Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas...? ...Serahkan pada saya..., Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS...! ...Klik disini-1 dan disini-2"

Selasa, 10 Juni 2008

"Tragedi Holocaust yang dibakar"

Yahudi berkata, bahwa orang-orang Nazi pada masa Hitler telah membakar orang-orang yahudi dalam sebuah ruangan berisi gas. para yahudi senantiasa mengumandangkan masalah ini sampai kapanpun, bahkan sampai hari kiamat.
Masalah ini menjadi terkenal dan tersebar, faktor yang membantu penyebaran itu adalah kekuatan media informasi yang dimiliki Yahudi sebagai tambahan atas hal itu, bahwasannya propaganda ini akan mendatangkan suplai dana dan rasa iba bangsa lain terhadap Yahudi.
Sebab-sebab timbulnya isu ini adalah perkataan tentara Amerika ketika masuk ke Jerman, lalu dia melihat timbunan tanah di salah satu perkemahan tentara, maka dia berkata, bahwa ia terbentuk dari abu 238.000 manusia, lalu Yahudi menelan kalimat ini dan mereka bergegas untuk mempolitisir hingga menjadi besar. Seruan ini kosong tidak ada dasarnya sebagai bukti akan hal tersebut, sumber beritannya dari Yahudi sendiri sedangkan mereka pada dasarnya tidak bisa memegang amanat dan sering ingkar janji.
Kebanyakan ahli-ahli sejarah Barat menetapkan akan kebohongan cerita-cerita ini dan mereka menantang Yahudi agar menngajukan bukti-bukti yang akurat dan obyektif untuk menetapkan hal itu, bahkan perkumpulan studi sejarah di Los Angeles mengumumkan akan memberi hadiah senilai 50.000 dollar bagi siapa saja yang dapat mendatangkan bukti yang otentik, bahwa Yahudi terbunuh dengan pembakaran gas.
Welles Carmou meminta bukti kebenaran berita ini, tetapi orang Yahudi tidak sanggup membuktikannya, maka mereka beralih dengan memakai cara penekanan dan mencari kambing hitam untuk memberikan bukti tersebut.
Bukti-bukti yang membatalkan berita itu adalah, bahwa saksi mata dalam perkemahan tersebut, dimana Yahudi menganggap, bahwa mereka telah dihukum mati, mereka (saksi mata) itu mengakui, bahwa tidak ada ruangan yang berisi gas dan tidak ada pembantaian massal.
Ya, memang banyak orang-orang mati tetapi tidak mencapai sepersepuluh jumlah yang diberitakan oleh Yahudi, disana tidak ada jenis ruangan yang berisi gas untuk pembakaran. Seperti permasalahan di atas tidak mungkin dianggap remeh. Daerah militer lawan tidak tampak sedikit pun akan adanya pembantaian itu. Dan banyak akademisi yang menulis akan kebohongan isu ini.

Source: buku "Sorotan Total Ulama Salaf" karya Abdul Aziz bin Muhammad al-Sadhan, dari Ahmad Hasan al-Tahami, al-Ukdzubah al-Kubra dalam majalah al-Faishal al-Tsaqafiyah no. 120, hal 22-23; al-Nufudz al-Yahudi fi al-Ajhizah al-I'lamiyah wa al-Muassasah al-Dauliyah, hal. 6; Surat kabar al-Riyadh/ Sabtu, 22-08-1413 H, no. 9000; Buletin Jami'ah al-MalkSu'ud tahun ke-18, no. 504, tanggal 05-11-1413 H, hal. 5.

0 comments:

Poskan Komentar