"Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas...? ...Serahkan pada saya..., Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS...! ...Klik disini-1 dan disini-2"

Minggu, 07 Juni 2009

Sepuluh Perintah Tuhan Dalam Berbagai Agama-agama Ibrahimy

Dalam Perjanjian Lama:
KELUARAN 20:3 Jangan ada padamu Allah lain di hadapan-Ku.
20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
20:6 Tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.
20:7 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.
20:8 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:
20:9 Enam hari-nya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,
20:10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
20:11 Sebab enam hari-nya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.
20:12 Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.
20:13 Jangan membunuh.
20:14 Jangan berzinah.
20:15 Jangan mencuri.
20:16 Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
20:17 Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu."



Sepuluh (10) Perintah Tuhan menurut Yahudi:

1. Percayalah pada Allah
2. Jangan menyembah secara tidak pantas
3. Jangan bersumpah
4. Patuhilah Sabat
5. Hormatilah orang tua dan guru.
6. Jangan membunuh
7. Jangan berbuat cabul
8. Jangan mencuri
9. Jangan bersaksi dusta
10. Jangan menginginkan yang bukan milik kamu.



Sepuluh (10) Perintah Tuhan menurut Katolik:

Akulah Tuhan, Allahmu,
1. Jangan menyembah berhala, berbaktilah kepada-Ku saja, dan cintailah Aku lebih dari segala sesuatu.
2. Jangan menyebut Nama Tuhan Allahmu dengan tidak hormat.
3. Kuduskanlah hari Tuhan.
4. Hormatilah ibu-bapamu.
5. Jangan membunuh.
6. Jangan berzinah.
7. Jangan mencuri.
8. Jangan bersaksi dusta tentang sesamamu.
9. Jangan mengingini istri sesamamu.
10. Jangan mengingini milik sesamamu secara tidak adil.



Sepuluh (10) Perintah Tuhan menurut Protestan

1. Jangan punya Allah lain selain Aku
2. Jangan membuat patung yang menyerupai apa yang di langit atau di bumi atau di laut.
3. Jangan menyebut nama Allah dengan sia-sia
4. Ingatlah hari Sabat dan kuduskanlah.
5. Hormatilah ayah ibumu
6. Jangan membunuh
7. Jangan berbuat cabul
8. Jangan mencuri
9. Jangan bersaksi dusta pada sesama.
10. Jangan ingin akan istri sesamamu atau segala miliknya.



Sepuluh (10) Perintah Tuhan menurut Islam

Sebuah riwayat dari Shafwan bin 'Assal, ia berkata: Sebagian umat Yahudi datang ke Nabi Muhammad saw bertanya mengenai ayat وَلَقَدْ آتَيْنَا موسى تِسْعَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ "Dan Sungguh Kami telah memberikan Musa sembilan "mukjizat / ayat / tanda" yang nyata... (al-Isra' ayat 101). Nabi saw bersabda: Allah mewahyukan kepada Musa untuk memerintah Bani Israil:
1. Jangan menyekutukan Allah dengan suatu apapun
2. Jangan mencuri
3. Jangan berzina
4. Jangan membunuh apa yang dilarang oleh Allah kecuali dengan hak
5. Jangan melakukan sihir
6. Jangan memakan riba
7. Jangan mendekati orang yang mempunyai kekuasan untuk membunuh
8. Jangan menuduh zina perempuan baik-baik
9. Jangan lari dalam peperangan
10 Terakhir, dikhususkan untuk kalian sucikanlah hari Sabat (Sabtu)
Maka berdirilah dua orang Yahudi memegang tangan Nabi saw, dan berkata: "Kami bersaksi bahwa engkau adalah seorang nabi". Nabi saw lalu bertanya: "Apa yang menghalangi anda untuk mengikutiku?" Mereka menjawab: "Seandainya kami tidak takut dibunuh golongan kami sendiri, kami pasti mengikuti dan menaati anda". (Sebagian ahli hadist mendhaifkan hadits ini, namun sebagian lainnya mensahihkannya)

Dalam ajaran Islam sendiri sebagai penyempurna dan penutup agama para Nabi suci mulai dari Adam as, Ibrahim as, Musa as sampai Isa (Jesus) as, terdapat lima nilai moral Islam dikenal pula sebagai Sepuluh Perintah Tuhan versi Islam, meski banyak lagi nilai-nilai moral lainnya selain ini. Perintah-perintah ini tercantum dalam Al-Qur'an surat Al-An'aam 6:150-153 di mana Allah menyebutnya sebagai Jalan yang Lurus (Shirathal Mustaqim ):


قُلْ هَلُمَّ شُهَدَاءَكُمُ الَّذِينَ يَشْهَدُونَ أَنَّ اللَّهَ حَرَّمَ هَذَا فَإِنْ شَهِدُوا فَلَا تَشْهَدْ مَعَهُمْ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ وَهُمْ بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ (150) قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ وَلَا تَقْرَبُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ (151) وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّى يَبْلُغَ أَشُدَّهُ وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَى وَبِعَهْدِ اللَّهِ أَوْفُوا ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ (152) وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (153)


Tauhid (Nilai Pembebasan)
1. Katakanlah: "Bawalah ke mari saksi-saksi kamu yang dapat mempersaksikan bahwasanya Allah telah mengharamkan yang kamu haramkan ini." Jika mereka mempersaksikan, maka janganlah kamu ikut (pula) menjadi saksi bersama mereka; dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, sedang mereka mempersekutukan Tuhan mereka. Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu, yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia,

Nikah (Nilai Keluarga)
2. Berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan
3. Janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka; dan
4. Janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji (homoseks, seks bebas dan incest), baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan

Hayat (Nilai Kemanusiaan)
5. Janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar". Demikian itu yang diperintahkan oleh Tuhanmu kepadamu supaya kamu memahami (nya).

Adil (Nilai Keadilan)
6. Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa.
7. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar kesanggupannya.
8. Dan apabila kamu bersaksi, maka hendaklah kamu berlaku adil kendati pun dia adalah kerabat (mu), dan

Amanah (Nilai Kejujuran)
9. Penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat,
10. Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.

Janji Allah termasuk yang disebutkan dalam QS Al-Qur'an surat 36:60 dan 9:111 dan 17:22-39.

Diantara persamaan 10 Perintah Tuhan di antara agama-agama Ibrahimy ini adalah bahwa hanya ada satu Tuhan dan dilarang menyekutukannya dengan apapun juga, dilarang mengangkat derajat para utusan Tuhan, nabi, malaikat sejajar dengan-Nya. Hal ini merupakan point penting dalam setiap agama-agama Ibrahimy karena kesaksian hanya ada satu Tuhan disebut pertama kali dalam setiap ayat ajaran agama-agama Ibrahimy, mulai yang diajarkan Musa as, Isa atau Jesus as sampai Muhammad saw.
Akhirnya tak peduli agama apa yang anda anut, tak peduli agama mana yang paling banyak mematuhi 10 perintah tersebut, dan tak perlu akal yang secerdas Einstein untuk memahami sepuluh perintah Tuhan yang simpel ini, yang pasti jika anda yakin dan patuh dengan benar sepuluh perintah Tuhan tersebut pasti akan membawa anda ke Jalan Kebenaran.

Salam keselamatan bagi insan yang mengikuti petunjuk kebenaran.



Sumber:
Sumber: http://www.ekaristi.org/forum/viewtopic.php?t=658&start=0&postdays=0&postorder=asc&highlight=&sid=a194046b8d41f44b25ce71af9b6f5340; http://groups.google.com/group/soc.culture.indonesia/topics; http://id.wikipedia.org/; Maktabah Syamilah.

0 comments:

Poskan Komentar