"Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas...? ...Serahkan pada saya..., Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS...! ...Klik disini-1 dan disini-2"

Selasa, 17 Agustus 2010

Deteksi Kebohongan dari Mata

Apakah anda sedang dibohongi? Dikhianati? Anda bisa mengakhiri itu semua dengan hanya mempelajari informasi penting berikut mengenai pola mata.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa setiap arah pandangan mata anda ketika anda berbicara, atau sedang mendengar orang bicara dikendalikan oleh pikiran alam bawah sadar anda. Anda bisa menggunakan informasi berikut untuk mengetahui apakah seseorang itu berbohong.

Banyak orang membuat kesalahan umum dari menuduh seseorang berbohong hanya semata berdasarkan mereka tidak melakukan kontak mata. Bisa jadi benar, tapi kebanyakan tidak.

"Jika seseorang tidak melakukan kontak mata ketika mereka bicara pada anda, mereka sedang berbohong." Itulah mitos yang selama ini berkembang, dan harus dihilangkan. Sebenarnya, ada beberapa alasan mengapa seseorang tidak melakukan kontak mata. Misalnya, ketidakmampuan bersosialisasi, atau mereka gugup.

Berikut ini adalah arti dari pola pandangan mata:

1. Ke kanan - Ketika mata seseorang bergeser ke kanan, mereka sedang membuat pemikiran yang auditoris. (Kiri anda)

2. Atas lalu ke kiri - Mengingat gambaran secara visual. (Kanan anda)

3. Atas lalu ke kanan - Membangun gambaran secara visual. (Kiri anda)

4. Ke kiri - ingatan auditoris. (Kanan anda)

5. Bawah lalu ke kanan - Menciptakan perasaan atau kesan pada indera.

6. Bawah lalu ke kiri - seseorang akan terlihat seperti ini ketika mereka "berbicara pada diri mereka sendiri."

Anda bisa menggunakan informasi ini untuk mengetahui bahwa seseorang sedang berbohong karena biasanya jika seseorang mengalihkan pandangan ke kanan, mereka sedang membuat kebohongan, dan jika memandang ke kiri, mereka sedang mengingat sesuatu.

Cobalah pola pandangan mata ini pada diri anda, dengan menguji pertanyaan pada teman atau keluarga! Yang harus anda lakukan hanyalah membuat beberapa pertanyaan.

Misalnya, jika anda ingin menguji pola pandangan "atas lalu ke kanan" anda bisa membuat pertanyaan seperti: "Bisakah kamu membayangkan sapi berkepala babi?" Dengan dorongan ini mereka secara visual akan membayangkan gambaran dalam kepala mereka.


http://www.facebook.com/notes/aditya-budi-setyawan/deteksi-kebohongan-dari-mata/147134975304272

1 komentar:

  1. Muhammad Faisal20 Agustus 2010 09.21

    Artikelnya bagus sekali mas, cuma masih kurang paham kenapa kok harus ada tanda kurung ..
    contoh :
    Atas lalu ke kiri - Mengingat gambaran secara visual. (Kanan anda) > kanan anda .. kiri anda .. dll

    BalasHapus