"Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas...? ...Serahkan pada saya..., Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS...! ...Klik disini-1 dan disini-2"

Sabtu, 16 Januari 2010

Bahaya Minuman “Penambah energi”

Oleh dr.rere

Anda perlu tahu, bahwa produk minuman penambah energi biasanya mengandung kafein, taurin, alkohol, pemanis dan vitamin. Zat-zat ini berbahaya sebab mengandung kafein dan alkohol. Memang, tidak semua orang merasakan efek buruk dari zat-zat tersebut, namun orang-orang yang sensitif atau memiliki penyakit tertentu, dapat merasakan gejala yang tidak nyaman bahkan membahayakan kesehatan sekalipun mengkonsumsinya dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.

Alkohol, Kafein dan Taurin
Alkohol, kafein dan taurin merupakan zat stimulan. Kafein bekerja dengan merangsang otak dan sistem saraf untuk terus beraktivitas. Sedangkan Taurin membantu pengaturan denyut jantung, mencegah aktivitas berlebihan sekaligus menurunkan aktivitas dari sel-sel otak. Jika zat-zat tersebut dikonsumsi berlebihan, menghasilkan efek yang saling berlawanan. Alkohol termasuk dalam zat adiktif yang menyebabkan ketergantungan.

Kafein yang dikonsumsi dalam jumlah yang aman, dapat meningkatkan tingkat kewaspadaan seseorang untuk sementara waktu. Namun, beberapa minuman penambah energi, mengandung kafein dalam dosis tinggi. Gejala yang sering disebabkan oleh kafein antara lain; gelisah, cemas, mudah marah, gemetaran, sulit tidur, sakit kepala, maag, diare atau masalah pencernaan lain. Gejala yang lebih serius adalah jantung berdebar lebih cepat.

Bagi orang-orang yang memiliki riwayat penyakit darah tinggi, gula dan jantung dilarang keras mengkonsumsi minuman yang mengandung zat-zat tersebut, termasuk juga para lansia. Alasannya karena zat tersebut dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Bila hal ini terjadi pada penderita darah tinggi, akibatnya tekanan darah penderita naik dan berisiko mengalami berbagai komplikasi, salah satunya adalah stroke.

Bila penyempitan pembuluh darah terjadi di pembuluh darah jantung, maka terjadilah serangan jantung. Kafein juga dapat memperberat kerja ginjal, sehingga orang yang sakit ginjal pun harus berhati-hati terhadap zat ini. Alkohol bila diminum dalam dosis tinggi atau jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan hati dan mempengaruhi sistem saraf.

Seringkali orang-orang mengkonsumsi minuman penambah energi, karena ingin mendapatkan suplai energi yang maksimal dalam waktu yang singkat. Padahal selain zat stimulant, minuman penambah energi juga mengandung pemanis buatan. Zat ini diserap tubuh lebih cepat dibandingkan gula biasa, sehingga efek yang ditimbulkan pun menjadi lebih cepat. Inilah faktor yang menjadikan minuman penambah energi terasa lebih cepat mengembalikan stamina tubuh.

Sesungguhnya, setiap orang memerlukan suplai energi yang cukup untuk aktivitas sehari-hari. Kekurangan energi dan ion-ion di tubuh terjadi bila, aktivitas dan suplai yang masuk ke dalam tubuh tidak seimbang. Untuk mengganti energi dan ion-ion tubuh yang hilang antara lain dengan cara mengkonsumsi karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang terdapat dalam sayur, daging dan buah-buahan serta air putih. Mengkonsumsi suplemen yang kandungannya adalah multivitamin atau bahan-bahan alami seperti ginseng dan curcuma jauh lebih aman untuk kesehatan.

www.obi.or.id; http://www.indowebster.web.id/showthread.php?p=2676828#post2676828

0 comments:

Poskan Komentar